Sharing tentang Pemasaran Digital untuk Pemula pelaku UMKM di Kota Sukabumi

Saat diberi kesempatan untuk mengisi materi Workshop Marketing Online oleh Dekranasda Kota Sukabumi, tanpa pikir panjang saya katakan, “Ya saya bisa.” kata saya pada panitia.  Ini kali kedua saya diberi kesempatan berbagi tentang materi ini di Kota Sukabumi, yang sebelumnya saya mendapat kesempatan berbagi di Kampus STIE PGRI Kota Sukabumi, pada Mei 2018 yang lalu.

saat tampil berbagi di gedung PKK bareng Dekranasda Kota Sukabumi

Pelatihan Marketing Online atau saya terjemahkan dalam Pelatihan Pemasaran di Era Digital ini saya awali dengan brainstorming mengenai membangun Identitas Brand di Era Digital. Loh kenapa jadi ke brand? karena menurut saya, saat kita memasarkan produk di era digital ini yang kita kuatkan adalan identitas brand nya, sehingga si pemilik produk aware terhadap brand dan bagaimana membangun identitas brand di era digital.

Oke, dari sini saya awali bagaimana saat ini kehidupan sudah digital, bahkan sejak kita bangun tidur pun yang pertama dilakukan adalah cek HP/smartphone, bahkan beberapa dari kita melakukan update status saat bangun tidur. Lalu apa hubungannya dengan pemasaran dan pasar? lah kalo kita bangun udah megang hape, ngapin bingung2 kita mikirn pasar dan pemasaran atas bisnis kita? gak usah jauh-jauh pasar kita sangat dekat, yaitu contact list di Smartphone kita adalah pasar kita saat ini, dan pemasaran yang efektif yaitu melalu update di social media yang ada di smartphone.

Nah, Bagaimana Strategi Branding dan Pemasaran di Era Digital? simak slide presentasi saya dibawah ini :

 

Strategi dalam slide ini saya utarakan terdiri dari 9 strategi membangun brand untuk pemasaran di era digital :

#1 Content, Karena pepatah lama dibidang digitalmarketing adalah: content is king, yah mau gak mau kita harus akui, kalo kita menguasai content, maka kita akan menguasai pencarian atas kata kunci, artinya itulah lahan pasar kita dan tentunya kekuatan brand identity akan terbangun dengan menguasai content dari sebuah produk atas brand kita.
#2 Localize, Mau gak mau kita harus akui, walo internet berkembang secara global, user tetep merindukan pengalaman local. Bagaimana trip advisor saja memberikan rujukan misalnya top 10 kuliner yang paling direcomendasikan user Trip Advisor, artinya pengalaman Lokal tidak bisa diabaikan begitu saja, walo “serangan” brand global sudah masuk ke daerah-daerah.  Artinya kita harus bener-bener paham apa yang disukai oleh user local.
#3 OmnichannelInsight yang paling sering terdengar adalah kampanye sosial harus tersebar luas melalui banyak channel/omnichannel (tahun ini kita menyebutnya crosschannel). Itu benar, tapi tidak mudah dilakukan.
#4 Bayar Sesukanya, era saat ini adalah rumah bagi transaksi digital. Artinya kita lebih suka transaksi yang cara pembayarannya mudah. Salah satu yang termudah saat ini tentunya pembayaran via internet dan ponsel (uang elektronik tak berwujud). Suatubrand harus bisa melebarkan cara untuk memudahkan users membayar barang, dan meminimalisir gangguan checkout time saat pembelian impulsif.
#5 Aplikasi Chat, WA, Line, Snapchat, seluruhnya menawarkan beragam cara berkomunikasi secara langsung, dan membuka lahan baru untuk beriklan bagi brand. Banyak brand sudah menjalankan kampanye terorganisir dan berbayar dengan channel ini, selagi terus menggali inovasi kreatifnya.
#6 Personalized, Tak diragukan bahwa era digital berfokus pada konten yang lebih personal bagi para fans suatu brand dan organisasi. Bagaimana ketika Brand coke mencantumkan Nama-nama populer di botol mereka, sehingga terasa banget unsur personal dari sebuah produk, mau kan kamu yang namanya Agus, membeli coke dengan botol berinisial nama “agus” di botolnya, minimal kalo nggak suka minum, ini akan dijadikan koleksi, bener gak?
#7 InfluenzerBerpartner dengan influencer kunci untuk mempromosikan brand kita dengan membuat konten bagi audience mereka menjadi semakin lazim. 
#8 MobileInilah era dimana segala sesuatu mayoritas digerakkan dalam konsep mobile. Artinya, saat ini kampanye tercerdas akan diciptakan menjadi mobile terlebih dulu. Secara global, smartphone membuat dunia kita semakin terbuka sehingga mengarah pada peningkatan budaya multikultural internet.
#9 Realtime,  Social-team yang selalu siaga akan menjadi suatu yang sangat berharga dan kuat di era digital. Pasalnya, audiences mengharapkan respon lebih cepat dan brandyang sanggup menyediakannya harus menawarkan hal tersebut secara luas.
Nah, kalo dah mulai ngeh tentang pentingnya identitas brand ini, saya masuk ke pentingnya website/blog apapun itu namanya untuk menampung atau kolam dari apa yang sudah kita bangun  melalui strategi digital ini, kenapa? karena penting adanya sebuah kolam atas saluran-saluran yang udah kita bangun dan menghasilkan trafik dan kunjungan sehingga bisa menghasilkan sales.
Untuk Pembuatan dan pengelolaan Web/blog dalam hal ini saya menggunakan platform My.Id dari PANDI yang saya coba jelaskan via artikel ini :
Artikel ini masih Part 1 yang akan saya sempurnakan dalam part 2 dan saya buat dalam bentuk PDF juga nantinya untuk bisa dipelajari bersama secara offline.
*sampai ketemu di materi lanjutannya ya … *

6 thoughts on “Sharing tentang Pemasaran Digital untuk Pemula pelaku UMKM di Kota Sukabumi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *